Perbedaan Centrifuge dan BENQI: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.692 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,9M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,35 (kapitalisasi pasar Rp168,84M, volume 24 jam Rp9,05M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| CFG | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp168,84M |
Volume (24h) | Rp76,9M | Rp9,05M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →