Perbedaan Centrifuge dan PumpBTC: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.220 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan PumpBTC diperdagangkan di Rp166,48 (kapitalisasi pasar Rp84,42M, volume 24 jam Rp45,01M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 21,9× kapitalisasi pasar PumpBTC, dan suplai PumpBTC dibatasi (509,5M / 1B PUMPBTC (51%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan PumpBTC selama 18 Hari.
| CFG | PUMPBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp84,42M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp45,01M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →