Perbedaan Centrifuge dan Origin Protocol: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.198 (kapitalisasi pasar Rp1,83T, volume 24 jam Rp150,22M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp308,91 (kapitalisasi pasar Rp207,8M, volume 24 jam Rp580,09M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| CFG | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,83T | Rp207,8M |
Volume (24h) | Rp150,22M | Rp580,09M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 673M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →