Perbedaan Centrifuge dan Neo: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.205 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp34.730 (kapitalisasi pasar Rp2,45T, volume 24 jam Rp77,11M). Perbedaan utamanya: Neo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 70,5M NEO milik Neo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Neo selama 93 Hari.
| CFG | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp2,45T |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp77,11M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 4 Hari | 93 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →