Perbedaan Centrifuge dan MVL: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.201 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan MVL diperdagangkan di Rp16,38 (kapitalisasi pasar Rp472,56M, volume 24 jam Rp1,47M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar MVL, dan suplai MVL dibatasi (27,8B / 30B MVL (93%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan MVL selama 52 Hari.
| CFG | MVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp472,56M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp1,47M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 27,8B / 30B MVL (93%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 52 Hari |
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →MVL, yang merupakan singkatan dari Mobility Value Lab, adalah proyek inovatif yang menggabungkan bidang mobilitas dan teknologi blockchain. Tujuan utamanya adalah membagikan nilai data di antara seluruh peserta ekosistemnya. Integrasi ini dilakukan melalui berbagai protokol blockchain yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan layanan mobilitas.
Selengkapnya di halaman MVL →