Perbedaan Centrifuge dan Mira: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.244 (kapitalisasi pasar Rp1,87T, volume 24 jam Rp159,57M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp756,07 (kapitalisasi pasar Rp224,71M, volume 24 jam Rp78,16M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (298M / 1B MIRA (30%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Mira selama 20 Hari.
| CFG | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,87T | Rp224,71M |
Volume (24h) | Rp159,57M | Rp78,16M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 298M / 1B MIRA (30%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →