Perbedaan Centrifuge dan Mina: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.713 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp717,86 (kapitalisasi pasar Rp923,54M, volume 24 jam Rp68,03M). Perbedaan utamanya: Centrifuge lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 1,3B MINA milik Mina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Mina selama 62 Hari.
| CFG | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp923,54M |
Volume (24h) | Rp76,95M | Rp68,03M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 5 Hari | 62 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →