Perbedaan Centrifuge dan Mantle Staked Ether: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.709 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,9M), sedangkan Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.742.103 (kapitalisasi pasar Rp7,99T, volume 24 jam Rp699,44jt). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 216,6K METH milik Mantle Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Mantle Staked Ether selama 27 Hari.
| CFG | METH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp7,99T |
Volume (24h) | Rp76,9M | Rp699,44jt |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 216,6K METH |
Typical Hold Time | 5 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →