Perbedaan Centrifuge dan Lagrange: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.713 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp833,93 (kapitalisasi pasar Rp162,26M, volume 24 jam Rp104,43M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 193M LA milik Lagrange. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Lagrange selama 6 Hari.
| CFG | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp162,26M |
Volume (24h) | Rp76,95M | Rp104,43M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 193M LA |
Typical Hold Time | 5 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →