Perbedaan Centrifuge dan Kaspa: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.706 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp450,97 (kapitalisasi pasar Rp12,43T, volume 24 jam Rp128,33M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai Kaspa dibatasi (27,6B / 28,7B KAS (97%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Kaspa selama 42 Hari.
| CFG | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp12,43T |
Volume (24h) | Rp76,95M | Rp128,33M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →