Perbedaan Centrifuge dan Izumi Finance: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.243 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Izumi Finance diperdagangkan di Rp26,85 (kapitalisasi pasar Rp32,06M, volume 24 jam Rp254,85jt). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 57,7× kapitalisasi pasar Izumi Finance, dan suplai Izumi Finance dibatasi (787,4M / 2B IZI (40%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Izumi Finance selama 10 Hari.
| CFG | IZI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp32,06M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp254,85jt |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 787,4M / 2B IZI (40%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 10 Hari |
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Izumi Finance menyediakan Programmable Liquidity as a Service (LaaS) di Ethereum dengan Uniswap V3, dan berencana untuk berekspansi ke berbagai chain dengan DEX terintegrasi. Layanan ini memungkinkan liquidity provider mendapatkan reward liquidity mining tambahan serta biaya trading. Izumi juga membantu protokol menarik dan mempertahankan likuiditas secara efektif. Melalui LiquidBox, Izumi meningkatkan distribusi insentif dengan memungkinkan reward dialokasikan pada rentang harga tertentu.
Selengkapnya di halaman IZI →