Perbedaan Centrifuge dan Inspect: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.205 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Inspect diperdagangkan di Rp10,84 (kapitalisasi pasar Rp7,66M, volume 24 jam Rp3,14M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 241,5× kapitalisasi pasar Inspect, dan suplai Inspect dibatasi (798,4M / 1B INSP (80%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Inspect selama 16 Hari.
| CFG | INSP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp7,66M |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp3,14M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 798,4M / 1B INSP (80%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 16 Hari |
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Inspect adalah suite protokol Layer 2 untuk Bittensor, dirancang untuk memungkinkan aktivitas finansial yang skalabel di TAO. Inspect menghadirkan ekosistem produk terkoordinasi—TaoFlow (yield + leverage), Substrike (mining pools), NeuralGate (akses lintas-chain), dan taoUSD (likuiditas stablecoin)—untuk mendukung pengguna, agen, dan protokol yang membangun di atas AI terdesentralisasi. Inspect menjembatani AI, modal, dan komunitas untuk mengaktifkan aktivitas ekonomi nyata di sekitar TAO.
Selengkapnya di halaman INSP →