Perbedaan Centrifuge dan Impossible Cloud Network: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.242 (kapitalisasi pasar Rp1,87T, volume 24 jam Rp159,57M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.852 (kapitalisasi pasar Rp718,82M, volume 24 jam Rp45,96M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| CFG | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,87T | Rp718,82M |
Volume (24h) | Rp159,57M | Rp45,96M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →