Perbedaan Centrifuge dan Hyperliquid: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.686 (kapitalisasi pasar Rp1,55T, volume 24 jam Rp76,76M), sedangkan Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.022.015 (kapitalisasi pasar Rp258,84T, volume 24 jam Rp4,93T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 167× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai Hyperliquid dibatasi (252,6M / 952,7M HYPE (27%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Hyperliquid selama 36 Hari.
| CFG | HYPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,55T | Rp258,84T |
Volume (24h) | Rp76,76M | Rp4,93T |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →