Perbedaan Centrifuge dan Gram: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.663 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp75,73M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.657 (kapitalisasi pasar Rp65,23T, volume 24 jam Rp701,47M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 42,4× kapitalisasi pasar Centrifuge, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| CFG | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp65,23T |
Volume (24h) | Rp75,73M | Rp701,47M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 5 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CFG (Centrifuge) saat ini diperdagangkan pada Rp2.683,34 dengan kapitalisasi pasar Rp1,55 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 19 sinyal jual vs 5 beli. Token ini berada dalam tren turun jangka pendek namun RSI menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem (RSI_12=16,20), menandakan potensi rebound teknis. Hold time rata-rata hanya 5 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan tekanan jual dominan, namun level oversold RSI memberikan peluang bounce teknis menuju resistance Rp2.758. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis bearish yang kuat.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp23.750 dengan kapitalisasi pasar Rp65,83 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish meskipun rata-rata bergerak dan osilator netral. Token ini mengalami penguatan 7% setelah pengumuman integrasi dompet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna. Hold time rata-rata 6 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau level support kritis di Rp22.973 dan perkembangan ekosistem Telegram.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →