Perbedaan Centrifuge dan Gravity: Centrifuge diperdagangkan di Rp2.711 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M), sedangkan Gravity diperdagangkan di Rp63,76 (kapitalisasi pasar Rp695,59M, volume 24 jam Rp52,23M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Gravity, dan suplai Gravity dibatasi (11B / 12B G (92%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 5 Hari dan Gravity selama 50 Hari.
| CFG | G | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,56T | Rp695,59M |
Volume (24h) | Rp76,95M | Rp52,23M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 11B / 12B G (92%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 50 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →