Perbedaan Centrifuge dan Fluid: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.201 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M), sedangkan Fluid diperdagangkan di Rp18.128 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp36,33M). Perbedaan utamanya: Centrifuge lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Centrifuge 577,2M CFG dibanding 78,7M FLUID milik Fluid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan Fluid selama 9 Hari.
| CFG | FLUID | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,85T | Rp1,43T |
Volume (24h) | Rp154,54M | Rp36,33M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 78,7M FLUID |
Typical Hold Time | 4 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →