Perbedaan Centrifuge dan deBridge: Centrifuge diperdagangkan di Rp3.243 (kapitalisasi pasar Rp1,87T, volume 24 jam Rp159,57M), sedangkan deBridge diperdagangkan di Rp293,37 (kapitalisasi pasar Rp563,46M, volume 24 jam Rp94,19M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar deBridge, dan suplai deBridge dibatasi (1,9B / 10B DBR (20%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Centrifuge selama 4 Hari dan deBridge selama 9 Hari.
| CFG | DBR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,87T | Rp563,46M |
Volume (24h) | Rp159,57M | Rp94,19M |
Suplai yang Beredar | 577,2M CFG | 1,9B / 10B DBR (20%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →