Perbedaan Cetus Protocol dan 0x Protocol: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,08 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.548 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp70,56M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| CETUS | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp70,56M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 135 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →