Perbedaan Cetus Protocol dan HumidiFi: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,16 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.175 (kapitalisasi pasar Rp269,81M, volume 24 jam Rp81,98M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol dan HumidiFi berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 230M / 1B WET (23%) milik HumidiFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan HumidiFi selama 6 Hari.
| CETUS | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp269,81M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp81,98M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 230M / 1B WET (23%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →