Perbedaan Cetus Protocol dan Wanchain: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,08 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 198,9M / 210M WAN (95%) milik Wanchain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| CETUS | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →