Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cetus Protocol dan SuperVerse: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,07 (kapitalisasi pasar Rp310,69M, volume 24 jam Rp30,26M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.544 (kapitalisasi pasar Rp987,92M, volume 24 jam Rp55,02M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| CETUS | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp310,69M | Rp987,92M |
Volume (24h) | Rp30,26M | Rp55,02M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cetus Protocol (CETUS) saat ini diperdagangkan pada harga Rp329,59 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp313,98 juta dengan supply yang hampir sepenuhnya beredar (96%). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen bearish yang dominan di pasar crypto saat ini.
SuperVerse (SUPER) saat ini diperdagangkan di Rp1.575 dengan kapitalisasi pasar Rp1,01T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek. Token ini memiliki supply yang beredar 640,2 juta dari total maksimum 1 miliar SUPER (65% sirkulasi), dengan rata-rata hold time 27 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan sinyal bearish 4:9.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp1.471, sementara risiko utama adalah potensi penurunan menuju support level berikutnya jika resistance di Rp1.640 tidak tertembus. Investor perlu memantau volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →