Perbedaan Cetus Protocol dan Storj: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp349,47 (kapitalisasi pasar Rp335,11M, volume 24 jam Rp36,38M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp841,07 (kapitalisasi pasar Rp361,65M, volume 24 jam Rp327,13M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol dan Storj berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (960,9M / 1B CETUS (97%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 31 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| CETUS | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp335,11M | Rp361,65M |
Volume (24h) | Rp36,38M | Rp327,13M |
Suplai yang Beredar | 960,9M / 1B CETUS (97%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 31 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →