Perbedaan Cetus Protocol dan Lido Staked Ether: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,08 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp31.994.235 (kapitalisasi pasar Rp293,71T, volume 24 jam Rp127,98M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 953,4× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Lido Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Lido Staked Ether selama 20 Hari.
| CETUS | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp293,71T |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp127,98M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 9,2M STETH |
Typical Hold Time | 30 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →