Perbedaan Cetus Protocol dan Secret: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp326,8 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan Secret diperdagangkan di Rp748,87 (kapitalisasi pasar Rp255,06M, volume 24 jam Rp114,46M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Secret terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Secret selama 29 Hari.
| CETUS | SCRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp255,06M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp114,46M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 350,7M SCRT |
Typical Hold Time | 30 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Secret (SCRT) adalah blockchain berbasis privasi yang dibangun dalam Cosmos. Kontrak pintarnya disebut Secret Contracts dan memungkinkan DApps untuk menggunakan data privat dalam Secret, mirip dengan bagaimana kontrak pintar lainnya bekerja di blockchain lain. Namun, Secret Contracts mengubah input terenkripsi ke output terenkripsi tanpa mengekspos data. Hal ini bisa dilakukan karena status kontrak yang terenkripsi selama prosesnya.
Selengkapnya di halaman SCRT →