Perbedaan Cetus Protocol dan iExec RLC: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,38 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp5.202 (kapitalisasi pasar Rp452,09M, volume 24 jam Rp21,17M). Perbedaan utamanya: iExec RLC lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan iExec RLC selama 34 Hari.
| CETUS | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp452,09M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp21,17M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →