Perbedaan Cetus Protocol dan Orchid: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,92 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Orchid selama 42 Hari.
| CETUS | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 30 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →