Perbedaan Cetus Protocol dan Nillion: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,02 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp613,3 (kapitalisasi pasar Rp286,27M, volume 24 jam Rp271,81M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol dan Nillion berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Nillion terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| CETUS | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp286,27M |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp271,81M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 465,2M NIL |
Typical Hold Time | 30 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →