Perbedaan Cetus Protocol dan Defi App: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,92 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan Defi App diperdagangkan di Rp247,42 (kapitalisasi pasar Rp960,65M, volume 24 jam Rp210,19M). Perbedaan utamanya: Defi App jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 3,9B / 10B HOME (39%) milik Defi App. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Defi App selama 6 Hari.
| CETUS | HOME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp960,65M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp210,19M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 3,9B / 10B HOME (39%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →