Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cetus Protocol dan The Graph: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,47 (kapitalisasi pasar Rp310,03M, volume 24 jam Rp29,87M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp315,91 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp179,01M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| CETUS | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp310,03M | Rp3,4T |
Volume (24h) | Rp29,87M | Rp179,01M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 30 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Cetus Protocol (CETUS) saat ini diperdagangkan pada harga Rp329,59 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp313,98 juta dengan supply yang hampir sepenuhnya beredar (96%). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen bearish yang dominan di pasar crypto saat ini.
The Graph (GRT) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp315,88 dan market cap Rp3,44T. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (12,50), namun moving averages seluruhnya bearish. Harga berada di antara support S1 (Rp308) dan pivot point (Rp319). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, dengan hold time rata-rata 95 hari mencerminkan aktivitas holding jangka menengah.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan momentum bearish perlu diwaspadai. Investor harus memantau breakout di atas resistance R1 (Rp325) untuk konfirmasi reversal potensial.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →