Perbedaan Cetus Protocol dan Gains Network: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,26 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan Gains Network diperdagangkan di Rp10.871 (kapitalisasi pasar Rp254,19M, volume 24 jam Rp10,69M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Gains Network selama 46 Hari.
| CETUS | GNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp254,19M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp10,69M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 23,4M GNS |
Typical Hold Time | 30 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →