Perbedaan Cetus Protocol dan Solana Name Service: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,08 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan Solana Name Service diperdagangkan di Rp383,61 (kapitalisasi pasar Rp379,34M, volume 24 jam Rp111,46M). Perbedaan utamanya: Solana Name Service lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan Solana Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan Solana Name Service selama 32 Hari.
| CETUS | FIDA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp379,34M |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp111,46M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 990,9M FIDA |
Typical Hold Time | 30 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →Bonfida dikenal sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Solana. Mereka memperoleh reputasi ini melalui kontribusi mereka terhadap ekosistem, menyediakan layanan dan produk yang mendukung pertumbuhannya. Beberapa kontribusi mereka termasuk menciptakan Asset Agnostic Orderbook (AOB) sebagai mesin Serum Core yang baru, menyederhanakan transaksi dengan Solana Name Service, dan memperkenalkan perpetual swap pertama di Solana yang disebut Audaces. Sebagai hasilnya, para pengembang mereka sangat dihormati di dalam ekosistem Solana.
Selengkapnya di halaman FIDA →