Perbedaan Cetus Protocol dan SynFutures: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp324,32 (kapitalisasi pasar Rp309,4M, volume 24 jam Rp31,88M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp59,57 (kapitalisasi pasar Rp265,73M, volume 24 jam Rp55,86M). Perbedaan utamanya: Cetus Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cetus Protocol 956,5M / 1B CETUS (96%) dibanding 4,5B / 10B F (45%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan SynFutures selama 13 Hari.
| CETUS | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,4M | Rp265,73M |
Volume (24h) | Rp31,88M | Rp55,86M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 4,5B / 10B F (45%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →