Perbedaan Cetus Protocol dan MultiversX: Cetus Protocol diperdagangkan di Rp323,08 (kapitalisasi pasar Rp308,06M, volume 24 jam Rp30,25M), sedangkan MultiversX diperdagangkan di Rp55.896 (kapitalisasi pasar Rp1,69T, volume 24 jam Rp150,83M). Perbedaan utamanya: MultiversX jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Cetus Protocol, dan suplai Cetus Protocol dibatasi (956,5M / 1B CETUS (96%)), sedangkan MultiversX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cetus Protocol selama 30 Hari dan MultiversX selama 82 Hari.
| CETUS | EGLD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,06M | Rp1,69T |
Volume (24h) | Rp30,25M | Rp150,83M |
Suplai yang Beredar | 956,5M / 1B CETUS (96%) | 30,3M EGLD |
Typical Hold Time | 30 Hari | 82 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cetus Protocol, sebuah protokol pertukaran dan likuiditas terdesentralisasi, beroperasi di blockchain Sui dan Aptos. Protokol ini memanfaatkan paradigma Concentrated Liquidity Market Makers (CLMM), mengintegrasikan elemen dari Uniswap V3 dan Trader Joe untuk menawarkan opsi trading dan likuiditas yang lebih canggih. Cetus bertujuan membangun jaringan likuiditas yang kuat dan fleksibel, meningkatkan pengalaman trading dan efisiensi likuiditas bagi pengguna DeFi.
Selengkapnya di halaman CETUS →MultiversX (EGLD) adalah protokol blockchain yang menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things. Blockchain ini memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, staking, dan memberi reward kepada validator.
Selengkapnya di halaman EGLD →