Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk.Trading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan Paperocks Indonesia Tbk.: Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp83 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 1,78 jt), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp146 (kapitalisasi pasar 156,95 M, volume 24 jam 2,19 jt). Perbedaan utamanya: Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,19 jt vs 1,78 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CENTPPRI
Kapitalisasi Pasar
2,59 T156,95 M
Volume
1,78 jt2,19 jt
Lot
17,77 rb21,9 rb
Perputaran
146,97 jt319,33 jt
Harga Rata-rata
82,72145,84
Nilai Transaksi
146,97 jt319,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
83146
Volume Ekuilibrium Indikatif
100534

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CENT
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk.

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk formerly Centrin Online The corporate was established on February 11th 1987 in Bandung as PT. Centrindo Utama. Since the first establishment, corporate focus the business on the information technology. Start the operation in computer hardware sales such as supporting hardware and monitor which produced by PT. Central Rama Informatiko as a affiliated company. And start the internet service provider business on 1996.

Selengkapnya di halaman CENT

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI