Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk.Trading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 2,34 T, volume 24 jam 535,2 rb), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 541,18 M, volume 24 jam 25,2 rb). Perbedaan utamanya: Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (535,2 rb vs 25,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CENTPGJO
Kapitalisasi Pasar
2,34 T541,18 M
Volume
535,2 rb25,2 rb
Lot
5,35 rb252
Perputaran
39,66 jt17,3 jt
Harga Rata-rata
74,1686,67
Nilai Transaksi
39,66 jt17,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
74685
Volume Ekuilibrium Indikatif
52768

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CENT
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk.

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk formerly Centrin Online The corporate was established on February 11th 1987 in Bandung as PT. Centrindo Utama. Since the first establishment, corporate focus the business on the information technology. Start the operation in computer hardware sales such as supporting hardware and monitor which produced by PT. Central Rama Informatiko as a affiliated company. And start the internet service provider business on 1996.

Selengkapnya di halaman CENT

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO