Perbedaan Celer Network dan 0x Protocol: Celer Network diperdagangkan di Rp34,01 (kapitalisasi pasar Rp265,1M, volume 24 jam Rp27,89M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.387 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp66,46M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 54 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| CELR | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp265,1M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp27,89M | Rp66,46M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 137 Hari |
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →