Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Celer Network dan Yield Basis: Celer Network diperdagangkan di Rp32,73 (kapitalisasi pasar Rp254,29M, volume 24 jam Rp36,93M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.331 (kapitalisasi pasar Rp174,93M, volume 24 jam Rp74,14M). Perbedaan utamanya: Celer Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 132,3M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| CELR | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,29M | Rp174,93M |
Volume (24h) | Rp36,93M | Rp74,14M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 132,3M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Celer Network (CELR) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp32,604, didorong oleh tekanan jual dari rata-rata bergerak. Meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, momentum jangka panjang masih lemah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp31, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh.
Yield Basis (YB) saat ini diperdagangkan di Rp1.362,04 dengan kapitalisasi pasar Rp180,79 juta. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual. Token berada di dekat support S1 (Rp1.359) dengan resistensi utama di R1 (Rp1.434). RSI netral menunjukkan momentum seimbang. Tingkat sirkulasi token masih rendah di 14%, menunjukkan potensi tekanan penjualan terbatas. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek netral-bullish dengan peluang dari momentum teknis positif, namun risiko utama berasal dari likuiditas rendah yang dapat memperbesar volatilitas. Investor harus memantau level support kritis di Rp1.285 dan volume perdagangan untuk konfirmasi arah selanjutnya. Perhatian pada adopsi jaringan dan utility token diperlukan untuk fundamental jangka panjang.
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →