Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Celer Network dan Walrus: Celer Network diperdagangkan di Rp32,46 (kapitalisasi pasar Rp254,67M, volume 24 jam Rp37,14M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp551,16 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp68,01M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| CELR | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,67M | Rp1,35T |
Volume (24h) | Rp37,14M | Rp68,01M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Celer Network (CELR) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp32,604, didorong oleh tekanan jual dari rata-rata bergerak. Meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, momentum jangka panjang masih lemah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp31, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh.
Token WAL saat ini diperdagangkan pada Rp567,73 dengan kapitalisasi pasar Rp1,4 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. RSI 6 periode di level 29,78 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound, sementara support kunci berada di Rp547. Tokenomics menunjukkan 50% sirkulasi dari total supply 5 juta token dengan rata-rata hold time 22 hari.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish jangka pendek namun peluang rebound dari level oversold. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, sementara peluang terletak pada potensi pemulihan teknis dari level support kritis. Investor perlu memantau volume perdagangan dan momentum breakout di atas resistance Rp572.
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →