Perbedaan Celer Network dan Tether USDT: Celer Network diperdagangkan di Rp32,37 (kapitalisasi pasar Rp251,88M, volume 24 jam Rp37,67M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp18.088 (kapitalisasi pasar Rp3.321,92T, volume 24 jam Rp839,46T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 13188,5× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai Celer Network dibatasi (7,8B / 10B CELR (79%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Tether USDT selama 80 Hari.
| CELR | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp251,88M | Rp3.321,92T |
Volume (24h) | Rp37,67M | Rp839,46T |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 184,3B USDT |
Typical Hold Time | 53 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →