Perbedaan Celer Network dan Starknet: Celer Network diperdagangkan di Rp32,38 (kapitalisasi pasar Rp252,2M, volume 24 jam Rp37,56M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp534,54 (kapitalisasi pasar Rp3,52T, volume 24 jam Rp207,72M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 14× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai Celer Network dibatasi (7,8B / 10B CELR (79%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| CELR | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp252,2M | Rp3,52T |
Volume (24h) | Rp37,56M | Rp207,72M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 53 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →