Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Celer Network dan MX Token: Celer Network diperdagangkan di Rp32,46 (kapitalisasi pasar Rp254,67M, volume 24 jam Rp37,14M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp29.660 (kapitalisasi pasar Rp2,72T, volume 24 jam Rp81,95M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan MX Token selama 19 Hari.
| CELR | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,67M | Rp2,72T |
Volume (24h) | Rp37,14M | Rp81,95M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Celer Network (CELR) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp32,604, didorong oleh tekanan jual dari rata-rata bergerak. Meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, momentum jangka panjang masih lemah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp31, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh.
MX Token saat ini diperdagangkan pada Rp29.951 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving average. Token ini memiliki market cap Rp2,74T dengan sirkulasi 23% dari total supply. Posisi harga saat ini berada di antara support S1 (Rp29.773) dan pivot point (Rp29.824), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. RSI netral di level 38 mengindikasikan ruang untuk pergerakan lebih lanjut.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga dapat bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas di pasar kripto Indonesia. Hold time rata-rata 19 hari menunjukkan sentimen jangka pendek dominan.
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →