Perbedaan Celer Network dan Liquity: Celer Network diperdagangkan di Rp32,35 (kapitalisasi pasar Rp251,88M, volume 24 jam Rp37,67M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.038 (kapitalisasi pasar Rp292,69M, volume 24 jam Rp33,88M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| CELR | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp251,88M | Rp292,69M |
Volume (24h) | Rp37,67M | Rp33,88M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 21 Hari |
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →