Perbedaan Celer Network dan Jito: Celer Network diperdagangkan di Rp32,34 (kapitalisasi pasar Rp251,88M, volume 24 jam Rp37,67M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp11.784 (kapitalisasi pasar Rp5,79T, volume 24 jam Rp952,97M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 23× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai Celer Network dibatasi (7,8B / 10B CELR (79%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Jito selama 28 Hari.
| CELR | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp251,88M | Rp5,79T |
Volume (24h) | Rp37,67M | Rp952,97M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 493,9M JTO |
Typical Hold Time | 53 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →