Perbedaan Celer Network dan DIA: Celer Network diperdagangkan di Rp32,34 (kapitalisasi pasar Rp252,2M, volume 24 jam Rp37,56M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp1.850 (kapitalisasi pasar Rp220,25M, volume 24 jam Rp21,45M). Perbedaan utamanya: Celer Network dan DIA berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan DIA selama 25 Hari.
| CELR | DIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp252,2M | Rp220,25M |
Volume (24h) | Rp37,56M | Rp21,45M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 119,7M / 200M DIA (60%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →