Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Celer Network dan Chromia: Celer Network diperdagangkan di Rp32,68 (kapitalisasi pasar Rp254,67M, volume 24 jam Rp37,14M), sedangkan Chromia diperdagangkan di Rp263,51 (kapitalisasi pasar Rp255,83M, volume 24 jam Rp36,86M). Perbedaan utamanya: Celer Network dan Chromia berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celer Network 7,8B / 10B CELR (79%) dibanding 974,8M / 978,1M CHR (100%) milik Chromia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celer Network selama 53 Hari dan Chromia selama 50 Hari.
| CELR | CHR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,67M | Rp255,83M |
Volume (24h) | Rp37,14M | Rp36,86M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B CELR (79%) | 974,8M / 978,1M CHR (100%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 50 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Celer Network (CELR) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp32,604, didorong oleh tekanan jual dari rata-rata bergerak. Meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, momentum jangka panjang masih lemah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp31, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh.
Chromia (CHR) saat ini diperdagangkan pada Rp286,3 dengan kapitalisasi pasar Rp279,84 juta, menunjukkan posisi netral dalam jangka pendek. Token berada di zona pivot point (Rp285) dengan tekanan jual dan beli seimbang. Sirkulasi supply mencapai 100% dengan hold time rata-rata 50 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang. Secara teknis, moving averages menunjukkan sinyal bearish sementara osilator netral, menciptakan kondisi konsolidasi.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support kuat di Rp249 dan risiko volatilitas tinggi. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp307 untuk konfirmasi momentum bullish, sementara break di bawah Rp249 dapat memicu penurunan lebih lanjut. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →