Perbedaan Celo dan Xai: Celo diperdagangkan di Rp1.312 (kapitalisasi pasar Rp794,66M, volume 24 jam Rp115,69M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp124,79 (kapitalisasi pasar Rp261,62M, volume 24 jam Rp63,97M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Xai, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 2,1B / 2,5B XAI (84%) milik Xai. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Xai selama 55 Hari.
| CELO | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp794,66M | Rp261,62M |
Volume (24h) | Rp115,69M | Rp63,97M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →