Perbedaan Celo dan UMA: Celo diperdagangkan di Rp1.302 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp6.682 (kapitalisasi pasar Rp606,04M, volume 24 jam Rp49,01M). Perbedaan utamanya: Celo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Celo dibatasi (603,8M / 1B CELO (61%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan UMA selama 71 Hari.
| CELO | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp606,04M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp49,01M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 91,7M UMA |
Typical Hold Time | 83 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →