Perbedaan Celo dan Tensor: Celo diperdagangkan di Rp1.302 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp562,61 (kapitalisasi pasar Rp272,04M, volume 24 jam Rp187,6M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai Celo dibatasi (603,8M / 1B CELO (61%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| CELO | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp272,04M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp187,6M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 83 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →