Perbedaan Celo dan RedStone: Celo diperdagangkan di Rp1.304 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp2.045 (kapitalisasi pasar Rp907,97M, volume 24 jam Rp140,56M). Perbedaan utamanya: RedStone lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 446,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| CELO | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp907,97M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp140,56M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 446,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →